Skip to main content

RESEARCH


            Betul bahwa saat ini saya masih merasa belum maksimal dalam melakukan usaha atau Efort untuk mencapai cita-cita yang saya miliki, tapi harus diingat juga bahwa ada usaha yang dilakukan sebelumnya. Lalu kenapa terasa sulit untuk diterima bekerja. Agak aneh ketika negara dengan sumberdaya yang melimpah, warga negaranya sulit mendapatkan pekerjaan.

            Di Qatar saat mahasiswanya lulus akan langsung mendapatkan tawaran pekerjaan yang notabene negara tersebut hanya mengandalkan minyak sebagai pendapatan utamanya. Sangat miris ketika Indonesia yang memiliki Sumberdaya alam melimpah bahkan setelah ratusan lamaran yang dikirm masih belum mendapatkan pekerjaan.

Apakah ada faktor lain selain faktor kurangnya maksimal usaha yang dilakukan, kalau ada, faktor apa lagi yang menyebabkan situasi serba sulit yang mengakibatkan susahnya untuk mendapatkan pekerjaan.

            Selain itu, apakah hanya saya yang terdampar menjadi pengangguran setelah lulus kuliah, atau  masih adakah orang lain yang merasakan pengalaman yang sama, atau bahkan merasakan pengalaman yang jauh lebih sulit dibanding saya.

            Hal ini penting untuk  diketahui, karena kalau saya tahu ada orang yang mengalami permasalahan yang sama, maka kita bisa bergabung untuk mengatasi permasalahan ini bersama-sama pula. Bukankah kita akan lebih mudah menyelesaikan masalah secara gotong-royong, daripada menyelsaikannya sendirian.

            Kalau ternyata ada orang lain yang merasakan permasalahan pengangguran ini, dan juga ternyata ada faktor lain yang mengakibatkan permasalahan ini muncul, mari kita perbaiki permasalahan ini dengan semangat introsfeksi bersama.

             Untuk itu perlu  diketahui :

1. Bagaimana tingkat pengangguran di indonesia?

2. Apa saja implikasi yang dapat timbul dari tingginya tingkat pengangguran?

3. Apa saja Program penanggulangan yang telah diadakan oleh pemerintah?

4.Bagaimana Efektifitas dari program penganggulangan Pengangguran yang diadakan oleh    pemerintah?

5. Apa saja kekurangan-kekurangan program yang telah diadakan?

6. Apa evaluasi kedepan yang bisa dilakukan untuk memperbaiki program-program tersebut?

Setelah ini saya akan membuat sebuah makalah sederhana untuk mengetahui jawaban dari semua pertanyaan diatas. Sebagai bahan evaluasi dan mencari solusi agar bisa mengatasi permasalahan saat ini, dan mengantisipasi agar kedepan tidak terjadi permasalahan yang sama mengenai pengangguran ini. 

Comments

Popular posts from this blog

PT. TIGARAKSA SATRIA

Beberapa waktu yang lalu sekitar pukul 12an  siang, saya mendapatkan telepon yang ternyata dari PT. Tigaraksa Satria. Saya ditanya apakah betul saya mengirimkan lamaran via jobstreet ke Tigaraksa, dan tetntu saja jawabannya adalah “ya”.  Karena memang PT. Tigaraksa masuk dalam salah satu list perusahaan yang saya lamar pada jobstreet. Kemudian bertanya apakah bersedia mengikuti proses seleksi. Dengan yakin saya jawab “bersedia”. Ini adalah panggilan pertama dari lamaran yang dikirim melalui jobstreet, saya sangat senang sekali dan bersemangat untuk mengikuti  proses seleksi. Akhirnya pada waktu itu setelah puluhan lamaran yang terkirim dapat juga satu panggilan untuk mengikuti proses seleksi. Singkat cerita setelah semua persiapan sudah dilakukan saya berangkat untuk mengikuti proses seleksi, yang tempatnya diadakan di POLBAN Bandung. Sesampainya disana saya langsung menuju ke security untuk menanyakan detail tempat, yaitu nama gedung yang telah saya ke...

COLUMBIA

PT. SNP, merupakan perusahaan pertama saya bekerja. Perusahaan ini memiliki merek dagang Columbia. Bergerak pada industri keuangan berupa pinjaman untuk membeli barang-barang elektronik secara kredit atau sering disebut sebagai perusahaan leasing. Pekerjaan ini saya dapatkan dengan cara mengirimkan lamaran secara langsung, maksudnya adalah saya mendatangi kantor perusahaannya sendiri. Karena ada beberapa cara mengirimkan lamaran yang saya lakukan, diantaranya adalah dengan mengirimkan langsung, melalui pos, online dll. Secara lebih jauh saya akan berbagi pada postingan berikutnya. Di Columbia ini saya diterima sebagai supervisior sales dan marketing. Pekerjaan atau tugasnya adalah  bertanggung jawab untuk mengelola sebuah showroom Mulai dari pengurusan gedung, perekrutan sales, sampai dengan pemenuhan target penjualan yang dilaksanakan oleh para salesman yang telah direkrut. Dari perusahaan inilah saya mulai belajar bagaimana dinamika dunia kerja, baik suka maupun duka....

MARKETING

      Seperti sudah diceritakan sebelumnya saya memiliki beberapa pengalaman interview, diantaranya di PT. Tigaraksa Satria, Bank BRI, Bank Mandiri, PT. MCF dan beberapa perusahaan lainnya. Dari semua lamaran yang saya  kirimkan dan semua interview yang saya ikuti adalah untuk posisi staf admin. Karena memang sebelumnya saya lebih suka bekerja dikantor, maksudnya adalah posisi yang bersifat stay bukan ke lapangan. Dan hasilnya adalah hanya sedikit panggilan interview yang saya dapatkan dan tidak ada satupun yang lolos. Selain saya lebih suka bekerja di posisi yang bersifat stay, di marketing juga biasanya resikonya lebih tinggi, maksud saya adalah resiko mengenai status kepegawaian, karena menurut informasi yang saya tahu apabila target tidak tercapai dalam waktu yang ditentukan maka resikonya adalah pemutusan kontrak kerja. Ini artinya saya kembali menganggur dan harus mencari lagi pekerjaan. Selain itu juga cost yang dikeluarkan ketika bekerja seba...