Skip to main content

PT. TIGARAKSA SATRIA



Beberapa waktu yang lalu sekitar pukul 12an  siang, saya mendapatkan telepon yang ternyata dari PT. Tigaraksa Satria. Saya ditanya apakah betul saya mengirimkan lamaran via jobstreet ke Tigaraksa, dan tetntu saja jawabannya adalah “ya”. 

Karena memang PT. Tigaraksa masuk dalam salah satu list perusahaan yang saya lamar pada jobstreet. Kemudian bertanya apakah bersedia mengikuti proses seleksi. Dengan yakin saya jawab “bersedia”.

Ini adalah panggilan pertama dari lamaran yang dikirim melalui jobstreet, saya sangat senang sekali dan bersemangat untuk mengikuti  proses seleksi. Akhirnya pada waktu itu setelah puluhan lamaran yang terkirim dapat juga satu panggilan untuk mengikuti proses seleksi.

Singkat cerita setelah semua persiapan sudah dilakukan saya berangkat untuk mengikuti proses seleksi, yang tempatnya diadakan di POLBAN Bandung. Sesampainya disana saya langsung menuju ke security untuk menanyakan detail tempat, yaitu nama gedung yang telah saya ketahui ketika ditelepon. Dan Pak Security pun menunjukan gedung yang dimaksud.

Ternyata di pintu masuk gedung sudah ada kertas yang ditempel sebagai penunjuk bagi yang akan mengikuti proses seleksi di PT. Tigaraksa Satria yang menunjukan ke arah lantai tiga. Dan ketika sampai di lantai tiga,  sudah ada antrean panjang  yang sedang sedang mengantri untuk mengisi absensi.

Setelah semua peserta seleksi masuk ke ruangan yang ditentukan, kemudian acarapun dibuka dengan perkenalan dari pihak perusahaan. Pertama dimulai dengan menjelaskan mengenai profil PT. Tigaraksa Satria, mulai dari sejarah berdirinya sampai kepada visi dan misi perusahaan. Sallary yang akan didapat bagi peserta yang lolos dan setatus pegawai tetap juga dijelaskan dengan terperinci.

Kemudian secara detail menjelaskan proses lamaran, yang ternyata ada 10.000 pelamar yang masuk ke perusahaan tersebut, yang nantinya hanya akan akan dambil 20 orang yang akan diterima menjadi karyawan tetap.

Seleksi diadakan di 3 kota, yaitu Bandung, Surabaya, dan Jakarta. Pada hari itu untuk kota bandung ada 250 orang yang lolos seleksi administrasi yaitu orang-orang yang bersama-sama dengan saya sedang duduk diruangan itu untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Tahapannya adalah Psikotest pertama, kemudian grup diskusi, psikotest kedua, dan interview pertama dengan HRD, itulah tahapan seleksi yang akan dilaksanakan pada hari itu. Apabila lolos dari semua tahapan maka akan mengikuti dua test terakhir sebelum sign kontrak, yaitu persentasi kepada dewan direksi, dan medical check up.

Hasil Psikotest pertama dari 250 orang, kurang lebih ada setengahnya yang lolos berarti sekitar 125 orang. Hasil grup diskusi tersisa sekitar 65 orang. Psikotest kedua semuanya lolos, Alhamdulillah sejauh ini saya masih lolos. Sampai pada akhirnya adalah interview dengan HRD.

Kalau saya lolos tahapan interview dengan HRD saya akan bersama-sama dengan peserta dari dua kota lainnya mengikuti tahapan seleksi terakhir yaitu persentasi kepada dewan direksi dan medical check up. Tapi sayangnya setelah menunggu berminggu-minggu tidak ada panggilan untuk mengikuti proses seleksi berikutnya.

Ini artinya saya tidak termasuk kedalam 20 orang yang akan menjadi karyawan tetap PT.Tigaraksa Satria, dari 10.000 pelamar yang mengirimkan lamarannya. Itulah cerita singkat saya saat mengikuti proses seleksi di perusahaan ini.

Comments

  1. Mantap gan ceritanya, jadi sedikit ada gambaran, thanks infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Gan... Terimakasih sudah berkunjung, semoga agan mendapat karir yang terbaik :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

PENGANGGURAN

         Tak terasa seratusan lamaran sudah terkirim, berbagai perusahaan telah saya datangi, berbagai cara mengirim lamaran sudah dilakukan seperti mengirim lewat pos, mendatangi langsung perusahaan yang dituju, mengirimkan lamaran secara online, dan termasuk mendatangi bursa lowongan kerja.        Beberapa perusahaan memanggil saya untuk walkin interview, kemudian melakukan psikotest, setelah lulus psikotest kemudian melakukan interview user, sayangnya saya tidak pernah melewati tahapan ini, setelah menunggu beberapa bulan, selalu saja tidak menerima kabar selanjutnya, alias saya tidak lulus.      Saya hitung-hitung cost yang sudah dihabiskan untuk  mengirim lamaran saja lumayan besar untuk ukuran seorang pengangguran. Satu paket lamaran saja membutuhkan biaya setidaknya Rp. 20.000, itupun dengan asumsi bahwa apabila saya kirim lewat pos saya tidak mengeluarkan uang untuk bensin, dengan rincian: Print: ...

CITA-CITA

       Kehidupan sederhana yang saya jalani sebagai orang yang berasal dari keluarga PNS, dan influence dari televisi mengenai kemapanan yang diraih oleh para entreuprener muda yang ditayangkan di program-program talkshow, lambat laun bertumpuk saling tumpang tindih didalam fikiran saya dan perlahan-lahan membentuk pondasi cita-cita dan impian yang ingin saya raih. Tidak lain impian itu adalah saya ingin menjadi entrepreneur muda sukses. Harus menjadi pengusaha sukses. walaupun saya tidak mengetahui seperti apa yang harus dilalui untuk menjadi pengusaha sukses itu. Apa saja tahapannya, darimana harus memulai, berapa biaya yang dibutuhkan, bahkan usaha apa yang akan saya jalankan, sama sekali saya tidak tahu. Agak konyol memang, tapi ah sudahlah, pokoknya saya harus menjadi pengusaha sukses. Cita-cita ini terus tertanam didalam fikiran saya selama masih menjadi pelajar SMA. Saat itu saya tahu akan sulit untuk menjadi pengusaha dikarenakan dari kelua...